MONOLOG INI, TIDAK AKAN BISA SELESAI DENGAN SENDIRINYA.

Memutar musik; 🎵 I just couldn't save you tonight - Ardhito Pramono ft Aurelie. https://open.spotify.com/track/5AkV53fo1u01mi8r22JNeF?si=61i5IDWfTgi3XSowGzEN7Q&dl_branch=1 -- Segala yang hidup pasti punya hati Dan hati adalah satu-satunya partikel dalam hidupku yang tidak pernah bisa berbohong. -- Aku Adalah aku didalam kaca, Yang menetap; meniru apa yang sanggup aku tampakkan dihadapanku. -- Ketika mengatakan aku menyayangimu Dan … Continue reading MONOLOG INI, TIDAK AKAN BISA SELESAI DENGAN SENDIRINYA.

Pengunjung.

Bertemu dengan seseorang dalam hidup Merupakan hal yang begitu menakjubkan Itu karena dia membawa masa lalunya, masa kininya, Dan juga masa depannya Karena dia membawa seluruh hidupnya bersamanya Hati itu rapuh Karenanya, bisa saja telah dirusak Dia datang bersama hatinya. Kata-kata ajaib, yang di ambil dari buku puisi dalam drama "because this is my first … Continue reading Pengunjung.

Buntut perkara kalah bertaruh bertahun lalu.

Hidupku sudah jauh dari perapian yang hangat Segala yang ada di hadapanku hanyalah setapak kering Yang tak henti aku langkahi Jauh-semakin jauh Dan tersesat. Aku pernah membangun tenda Dan tidur dibawah hujan sambil menangis tersedu-sedu Doa doa yang kulantun begitu magis Syahdu mengalir tanpa henti ke pelupukku sendiri Kau peluk tenangkan aku; Sedang aku menikmati … Continue reading Buntut perkara kalah bertaruh bertahun lalu.

Kapal puisi di kedalaman lautan.

Di kotaku, tidak ada musim semi. Tidak ada bunga bermekaran. Tidak juga ada daun-daun berguguran. Ketika bunga bermekaran, Semua orang memetiknya Satu-persatu. Aku tidak menginginkan kematian Tapi aku juga ingin membawanya pulang. Aku menginginkannya. Bisakah dia hidup hanya pada vas cantik yang kusiapkan di atas meja kerjaku? Akan kusiram dia dengan puisi, Dan syair kesendirian. … Continue reading Kapal puisi di kedalaman lautan.

Lembar-Lembar Setelahnya.

Pada hari kau marah besar, aku menemukan diriku yang hilang dibalik genggam tangan yang penuh; bersesakan keringat, lembab, juga dingin. Lagu ditelingaku terdengar lantang; kanan kiri bersahutan. dipangkuanku ada pena yang menulis katanya sendiri. Katamu; cinta adalah air mata yang berlinang-linang, sedangkan bagiku cinta adalah berbuat semaunya tanpa takut tersandung batu. Kau menggendongku ketepian, sedang … Continue reading Lembar-Lembar Setelahnya.

Tidak Ada Judul

Aku bisa berpura-pura menjadi sastrawan seperti pak Sapardi yang mencipta sajak-sajak romantis atau Mungkin aku bisa berpura-pura menjadi pak Aan Mansyur yang mencipta sajak patah hati dan setia mencintai isi kepalanya untuk sekedar berusaha mencintai kamu disisiku. Aku kira kita bisa hidup sampai ribuan tahun nanti, Nyatanya itu semata-mata adalah kesombongan dua manusia yang sedang … Continue reading Tidak Ada Judul

Tidak Ada Judul

Satu persatu lubang dihatiku bisa tertutup oleh wangi tubuhmu yang kau selipkan melaui peluk cium virtual yang tak henti kau selipkan pada kalimat pendek percakapan kita. Tidak ada orang yang memilih jatuh cinta untuk patah hati; di seberang sana kota tumbuh sebagaimana mestinya Menabur harapannya sedalam mungkin selagi meniupkannya agar menancap lebih dalam pada palung … Continue reading Tidak Ada Judul

Pertunjukan yang Tidak Akan Pernah Selesai.

Apa yang lebih menyakitkan daripada melukai anak kucing yang menyenderkan kepalanya padamu ketika ingin tidur? Luka yang kau berikan terlalu merusak hingga ke sel-selku Setiap darah yang mengalir terasa menyakitkan dibawah kulit Menyebar ke segala penjuru tubuh, menyakitiku hingga tak terhingga. Menyenangkan bukan melihatnya? Mereka yang menyembunyikan kebohongan demi kebaikan seperti memakan muntahan anak kambing, … Continue reading Pertunjukan yang Tidak Akan Pernah Selesai.

Sebelumnya aku akan meminta maaf karena dikepalaku ada sesuatu yang mengharuskanku melembur pagi ini.

Semakin bertambahnya umur, aku semakin sadar bahwa secinta-cintanya aku dengan puisi aku tetap tidak bisa menuliskannya dengan baik. Entah aku yang terlalu takut pesanku tak tersampaikan atau memang dari diriku sendiri yang tidak bisa menyederhanakan pesan dengan kalimat pendek berdiksi bagus. Menyebalkan. -- Pagi semakin pagi, dan aku sudah bisa merasakan detak jantungku sendiri yang … Continue reading Sebelumnya aku akan meminta maaf karena dikepalaku ada sesuatu yang mengharuskanku melembur pagi ini.

Bagaimana hidup berjalan setelah kamu datang dan mengajariku cara mencintai diriku sendiri.

Ketika aku sedang melamunkan sesuatu Kamu bisa menceritakan kepadaku sebuah mimpi Juga cerita tentang anak-anak kita yang sudah mulai bisa bermain lidah Dan ekornya yang mulai keluar bintik lucu Atau tentang Dapur yang kau bangunkan untukku sudah hampir selesai pengerjaannya. People won’t get hurt, but i want. People hate to get hurt, but i enjoy … Continue reading Bagaimana hidup berjalan setelah kamu datang dan mengajariku cara mencintai diriku sendiri.