Malam Semakin Keriput

Malam semakin keriput, ketika mereka mencoba mendewasakan kita sembari menegur asa dengan luka.

Malam semakin keriput, kala kita mencoba menerka siapa itu Tuhan dan mengapa ia selalu disebut sebut setiap kejadian.

Malam semakin keriput, saat mereka mulai menghela nafas panjang sambil mendoakan sesuatu yang disebut masa depan.

Malam semakin keriput, ketika suara dengkur sampai pada manusia yang masih membuka mata dan bercinta dengan isi kepalanya.

Rupanya malam semakin keriput, cepatlah tidur. Sebelum surya menyapamu lembut, dan sengatnya membakar kantukmu hangus.

surabaya, 24 October 2015

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s