Singkatnya

Resah,

tak terarah,

Dingin.

Seperti kota malam ini.

Hujan,

Menusuk rangka,

Mencekik dua bola mata yang merindu,

Meniup pilu.

Luka-luka yang menganga,

Siap dilupa,

siap sirna.

Makna

Tidak ada.

Makna sudah dilupa

Sepi,

Aku,

Kopi,

Dan sebatang rokok kretek.

Surabaya, 12 desember 2016

00.40

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s