Melatih irama jatuh cinta

Ingatan tentang pantai, beserta deru ombaknya yang lengkap. Juga tawa riuhmu yang semangat berpose saat kunaikkan kamera sejajar wajahku, terputar berulang-ulang di kepalaku sebelum tidur.

Belakangan ini aku baru sadar,
Ada bentang jarak; namanya kesunyian.
Satu di langkah kakimu.
Satunya lagi di isi kepalaku.

Sayang, rupanya bukan hanya bohong saja yang akan terdengar nyata bila digaungkan berulang-ulang. Rupanya keinginanku memilikimu pun begitu.

Tapi tak apa,
Barangkali nanti kamu datang betulan aku sudah siap melatih jantungku agar tak berantakan saat kuberlari menyambutmu di ujung halaman.

Surabaya, 19 mei 2020.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s