Merayakan kerinduan.

Aku melihat pendar cahaya,

Terpecah di antara lampu-lampu.

Merah kuning merah kuning,

Memecahkan isi kepalaku.

“Katamu kau basah kehujanan, petir bersahutan begitu kencang, membuat kau bersedih ketakutan”

Diluar hujan lebat.

Suaranya meneriakiku dengan keras.

Kulitku seakan dihujam benda tajam,

Kulihat kakiku penuh lumpur kotor.

Pedih dan pedih.

Lenganku tak kena air,

Tapi krahku basah.

Tubuhku merasakan gigil,

Lengkap dengan jantung berdegub kencang.

Dug/dug/dug/dug.

“Tanganku tak cukup panjang, untuk mendekapmu sekarang”

Musik sal bernyanyi merdu, menangisiku.

Tanah makin basah,

Daun daun tak sanggup bertahan.

Aku ingin turun saja.

Menari dengan hujan, merayakan kerinduan.

Larungkan cemasmu ke dalam pelukku. Kelak kita berdua bertemu. Larungkan cemasmu ke dalam ciumku, kelak kita berdua bertemu.”

“Larungkan ke dalam cium kita, peluk kita yang takkan hanya sebentar”

Surabaya, 23 januari 2021.

(Lirik oleh sal priadi – di timur)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s