Pertunjukan yang Tidak Akan Pernah Selesai.

Apa yang lebih menyakitkan daripada melukai anak kucing yang menyenderkan kepalanya padamu ketika ingin tidur?

Luka yang kau berikan terlalu merusak hingga ke sel-selku

Setiap darah yang mengalir terasa menyakitkan dibawah kulit

Menyebar ke segala penjuru tubuh, menyakitiku hingga tak terhingga.

Menyenangkan bukan melihatnya?

Mereka yang menyembunyikan kebohongan demi kebaikan seperti memakan muntahan anak kambing,

Tidak ada yang tidak sakit perut setelah menenggak oli meskipun setetes.

Bisa kau bayangkan sendiri betapa menyedihkannya mereka yang disuguhi racun berkedok makanan; kebohongan berkedok cinta.

dan lebih bodohnya lagi; aku tetap menganga setiap kali kau menyuapiku dengan kebohongan sialan itu.

Percaya kau bilang?

Dengan berat hati kukatakan.

Kepercayaan yang kau suapkan padaku adalah api yang terus menggerogoti diriku sendiri.

Klimaksnya,

Semoga saja ada.

Surabaya, 1 Mei 2021

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s