Tidak Ada Judul

Satu persatu lubang dihatiku bisa tertutup oleh wangi tubuhmu

yang kau selipkan melaui peluk cium virtual

yang tak henti kau selipkan pada kalimat pendek percakapan kita.

Tidak ada orang yang memilih jatuh cinta untuk patah hati;

di seberang sana kota tumbuh sebagaimana mestinya

Menabur harapannya sedalam mungkin selagi meniupkannya agar menancap lebih dalam pada palung laut terdekatnya.

Bisik-bisik kata menanyakan kabar satu sama lain tak pernah sepi,

Gemuruh cinta luka sepi, duka bahagia saling menyambar mengintai nama pemiliknya.

Sebagian orang memilih lelap di malam hari.

Sebagian lainnya memilih produktif menulis puisi untuk merayakan dirinya kembali.

Surabaya, 11 Juni 2019.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s