MONOLOG INI, TIDAK AKAN BISA SELESAI DENGAN SENDIRINYA.

Memutar musik; 🎵 I just couldn't save you tonight - Ardhito Pramono ft Aurelie. https://open.spotify.com/track/5AkV53fo1u01mi8r22JNeF?si=61i5IDWfTgi3XSowGzEN7Q&dl_branch=1 -- Segala yang hidup pasti punya hati Dan hati adalah satu-satunya partikel dalam hidupku yang tidak pernah bisa berbohong. -- Aku Adalah aku didalam kaca, Yang menetap; meniru apa yang sanggup aku tampakkan dihadapanku. -- Ketika mengatakan aku menyayangimu Dan … Continue reading MONOLOG INI, TIDAK AKAN BISA SELESAI DENGAN SENDIRINYA.

Buntut perkara kalah bertaruh bertahun lalu.

Hidupku sudah jauh dari perapian yang hangat Segala yang ada di hadapanku hanyalah setapak kering Yang tak henti aku langkahi Jauh-semakin jauh Dan tersesat. Aku pernah membangun tenda Dan tidur dibawah hujan sambil menangis tersedu-sedu Doa doa yang kulantun begitu magis Syahdu mengalir tanpa henti ke pelupukku sendiri Kau peluk tenangkan aku; Sedang aku menikmati … Continue reading Buntut perkara kalah bertaruh bertahun lalu.

Harus kucari kemana kamu ini, kalau kamu saja sengaja hilang biar nggak aku temukan?

Melakukan perjalanan adalah salah satu caraku untuk menemukanmu yang hilang dalam puing kenyataan. Setelah kepergianmu kapan lalu. Aroma parfummu itu menjadi satu-satunya sentakanku untuk mengingatmu ulang. Jaket kusut yang kau selimutkan pada tidurku malam itu juga enggan kucuci ulang. sangat sialan! Aku dihadapkan pada dua sisi yang saling berbenturan, mencari dan membenci segala hal tentangmu … Continue reading Harus kucari kemana kamu ini, kalau kamu saja sengaja hilang biar nggak aku temukan?

Kegilaan-kegilaan ini tumbuh dari benih cinta yang sempat kutanamkan berbulan lalu.

Wanitamu ini sungguh keterlaluan, betapa mudahnya dia dibakar hidup-hidup oleh api kecemburuan yang sepersekian detik disulut oleh kebodohannya sendiri. Tunggu, setelah kamu membaca paragraf ini jangan berfikir kedepannya teks ini ada untuk berbagi kebencian ya! Aku bercerita dengan hati yang berdegup kencang seperti akan ada lonjakan misterius yang muncul dari perut bumi. Ketakutan yang besar, … Continue reading Kegilaan-kegilaan ini tumbuh dari benih cinta yang sempat kutanamkan berbulan lalu.

Bagaimana kalau kita akhiri ini dengan mati berdua saja?

Kemarin lusa dia tampan sekali saat mabuk sambil merancau tentang kekacauan yang sedang hadapinya. Kemarinnya lagi dia tampak tampan sekali saat menyodorkan cerita tentang ketidakberdayaannya mencari lapangan pekerjaan. Tapi Keesokan harinya dia sudah buruk rupa lagi. Dia pandang pojok kamarnya sambil menghisap habis rokok kretek yang dibelinya di tetangga sebelah. Sedangkan aku tengah sibuk menerka … Continue reading Bagaimana kalau kita akhiri ini dengan mati berdua saja?

Aku terlalu sibuk menyederhanakan kalimat sampai lupa bahwa sederhananya cinta adalah berlaku yang tidak tau malu, seperti mengaku jatuh cinta padahal cuma pinjam namanya saja.

Apakah semua cinta harus bermuara pada pertemuan? Setelah perbincangan elektronik itu kuarsip beberapa hari lalu, aku terus bertanya apa arti kata kita? sedangkan segala kita berawal tanpa ada kata temu. Ahir-akhir ini hampir mustahil rasanya memikirkanmu tanpa bertanya-tanya. Diluar sana angin mendadak tajam juga kejam. Padahal gelas latteku masih sangat dingin, sedingin pelukanmu di mimpiku … Continue reading Aku terlalu sibuk menyederhanakan kalimat sampai lupa bahwa sederhananya cinta adalah berlaku yang tidak tau malu, seperti mengaku jatuh cinta padahal cuma pinjam namanya saja.

Ayo kita sibuk meramu kebahagiaan saja bisa?

Sore itu aku duduk di bangku taman, sambil melihatmu di kejauhan. diujung sana, kau sedang mencari cara agar aku memperhatikan tingkahmu yang diluar nalar. Kau tengah sibuk memancing ikan, dengan kail yang ukurannya tidak masuk akal. Kau kau bermain api di atas kolam, dan tertawa keras melihat kobarnya semakin besar. Lalu kau mendatangi bapak tua, … Continue reading Ayo kita sibuk meramu kebahagiaan saja bisa?

Pertanyaan “bagaimana” ada hanya untuk memuaskan spekulasi yang ada didalam kepalamu saja.

Kebanyakan dari mereka berbicara tentang, "bagaimana cara menikmati puisi sedangkan kita sedang tidak berada dalam kisahnya?" atau tentang, "bagaimana dia tetap menulis puisi padahal tidak juga ada yang perduli tentang apa yang dia tuliskan?"   Pagi ini, di sebuah cafe kecil dipusat kota. Akupun memikirkan hal yang sama. "bagaimana aku bisa menyukai gerimis padahal ia … Continue reading Pertanyaan “bagaimana” ada hanya untuk memuaskan spekulasi yang ada didalam kepalamu saja.

HE, kamu.

Aku harap ditempatmu sekarang pas lagi baca ini hawanya lagi dingin dan seger. Sampe-sampe cuci muka aja mager, pengennya diem menikmati suasana doang. Atau kalo bacanya malem, aku juga berharap semoga kamu jadi ngga bisa tidur nyenyak sambil berharap pagi cepet dateng biar cepet bisa ketemu aku. Mwehehe.. Aku mulai ya. Aku nggak pernah nyangka, … Continue reading HE, kamu.

Melatih irama jatuh cinta

Ingatan tentang pantai, beserta deru ombaknya yang lengkap. Juga tawa riuhmu yang semangat berpose saat kunaikkan kamera sejajar wajahku, terputar berulang-ulang di kepalaku sebelum tidur. Belakangan ini aku baru sadar,Ada bentang jarak; namanya kesunyian.Satu di langkah kakimu.Satunya lagi di isi kepalaku. Sayang, rupanya bukan hanya bohong saja yang akan terdengar nyata bila digaungkan berulang-ulang. Rupanya … Continue reading Melatih irama jatuh cinta