hallo tarakan #part1

teruntuk kamu, lelaki candu.

 

haloo Β πŸ™‚

tuhan belum memberi kita ladang untuk bertemu ya.

sudah berapa lama ? 1 ? 2 ? 3 ? atau 4 ? sepertinya hampir 4.

kamu masih saja jadi mimpi paling indah, bukan hanya dalam tidur tapi juga dalam keterjagaan.

 

haloooo, sedang apa kamu sekarang ? πŸ™‚

sepertinya kamu hendak memutus tali komunikasi kita ya ?

kamu tahu takutnya aku ?

aku sudah lupa bagaimana cara menggosongkan posisimu dalam jiwaku.

mungkin jika terjadi bencana besar baru kamu menyambung jembatan lagi.

apa kamu pernah mengkhawatirkanku ?

sepertinya iya, tapi mungkin juga tidak.

 

haloo kambingggggggku πŸ™‚

semakin kesini aku semakin paham,

hidup kita memang masing masing.

aku tidak pernah berhak mengatur dan mengetahui segala apa yang kamu lakukan di tempatmu berpijak.

tidaklah pula aku berhak untuk mengatur kamu harus melakukan apa dan bagaimana.

tidaklah pula aku berhak untuk memintamu selalu membuatku bahagia.

tidaklah pula aku harus memintamu selalu membalas pesan singkatku.

bukankah itu memang sudah menjadi caraku mencintaimu sejak awal ?

 

haloo lelaki yang belum pernah aku kenal πŸ™‚

jika memang suatu saat tuhan mengijinkan kita bertemu,

aku ingin bicara banyak, bercerita banyak.

jika kamu bertanya apa artinya kamu,

maka aku akan menjawab “kamu adalah harap semu”

maka ketika sampai kamu mendengar atau bahkan tidak peduli,

ijinkan aku terus membayangkanmu seindah yang aku mau.

ijinkan aku terus mengecap rindu dalam sunyiku.

ijinkan aku terus mencoba memberimu yang terbaik.

ijinkan aku mengirim doa doa tulus,

dan ijinkan aku terus menggantung harap harap setinggi lagit.

dan kelak, suatu saat jika aku terjatuh.

aku akan selalu ingat, bahwa aku sendiri yang memutuskan terbang.

tanpa ada campur tangan kamu, tanpa ada niat burukmu.

 

hallo lelaki yang terus bertandang di mimpiku πŸ™‚

siapa gerangan namamu ?

akankah suatu saat aku dapat menggenggam jemari milikmu ?

 

 

surabaya, 16 februari 2014 -23.17

– hanya ingin mengungkapkan partikel rindu, itu saja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s