Lara

Pada malamku yang rindu, aku memaki waktu. Betapa tega ia tak mengijinkan kita merangkai temu? aku sudah bilang pada waktu, bahwa ini bukan hanya mengenai rindu; ada pertaruhan besar yang membuatku menginginkan temu.

Sedini ini, aku masih berat memikirkan itu, bagaimana cara berdamai dengan diriku; bila tidak pula ada damai di antara kau dan aku?

Surabaya,

20 November 2016. 4.18 AM.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s